Makanan yang Harus Dihindari Ibu yang Sedang Hamil 4 Bulan

22 Jan 2018   08:00 WIB  

Tips News

Makanan yang Harus Dihindari Ibu yang Sedang Hamil 4 Bulan

Walaupun trimester satu akhirnya berakhir, namun Anda masih
harus menjaga makanan yang Anda konsumsi. Di bawah ini Anda
dapat melihat beberapa jenis makanan yang tetap tidak boleh
dikonsumsi oleh ibu yang sedang hamil 4 bulan.

 

Keju Lunak

Keju lunak tetap tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil karena
jenis keju yang satu ini seringkali dibuat dari susu yang
tidak dipasteurisasi, sehingga mungkin mengandung berbagai
bakteri dan virus berbahaya. Anda tetap boleh mengkonsumsi
keju keras yang memiliki kandungan air yang lebih rendah.
Semakin rendah kadar air di dalam keju, maka semakin rendah
kemungkinan keju tersebut mengandung berbagai kuman penyakit.

 

Ikan Laut

Sebisa mungkin hindarilah konsumsi berbagai jenis ikan laut
karena ikan laut biasanya mengandung banyak metil merkuri,
zat yang dapat menyebabkan retardasi mental pada janin. Bila
Anda ingin mengkonsumsi ikan, pilihlah ikan air tawar.

 

Jajanan Pinggir Jalan

Walaupun sangat menggoda, akan tetapi ada baiknya bila Anda
menghindari berbagai jenis makanan pinggir jalan karena
kurangnya kebersihan dan kesegaran bahan makanan yang
digunakan. Makanan pinggir jalan dapat menyebabkan terjadinya
keracunan makanan dan dapat meningkatkan resiko terjadinya
demam tifoid.

 

Buah Kering Berlebihan

Walaupun 1 cup buah kering baik bagi kesehatan Anda saat
hamil, akan tetapi mengkonsumsi terlalu banyak buah kering
dapat berbahaya bagi kesehatan. Hal ini dikarenakan buah
kering biasanya mengandung banyak sari buah, yang pada
beberapa kasus dapat memicu terjadinya kontraksi rahim.

 

Licorice

Licorice merupakan salah satu tanaman herbal yang telah
diketahui dapat memicu terjadinya kontraksi rahim. Oleh
karena itu, hindarilah berbagai jenis makanan yang mengandung
licorice dan ekstraknya. Beberapa jenis permen dan pasta gigi
mungkin mengandung licorice.

 

Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu
17-20)

 

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya
langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.

 

Sumber: momjunction