Kandungan Nutrisi di Dalam Alpukat: Setiap 100 gram alpukat
mengandung sekitar 175 kalori. Alpukat juga mengandung
karbohidrat, serat, dan lemak, baik lemak jenuh maupun lemak
tidak jenuh (tunggal maupun ganda). Berbagai vitamin dan
mineral yang terdapat di dalam alpukat adalah vitamin A,
vitamin B, vitamin C, vitamin K, vitamin E, kalsium, zat besi,
mangan, kalium, natrium, fosfor, dan seng.


1.  Membantu Menjaga Kesehatan
Jantung

Alpukat merupakan sumber asam lemak tidak jenuh tunggal yang
baik bagi kesehatan jantung. Asam lemak ini mengandung suatu
fitonutrien, yaitu beta sitosterol, yang dapat menurunkan kadar
kolesterol LDL dan trigliserida.
Alpukat juga dapat membantu menjaga kadar homosistein karena
mengandung vitamin B6 dan asam folat. Glutation (suatu jenis
antioksidan) dapat membantu membuang kumpulan lemak pada
dinding pembuluh darah arteri sehingga mencegah terjadinya
serangan jantung.
Para peneliti telah menemukan bahwa mengkonsumsi alpukat setiap
harinya dapat menurunkan kadar kolesterol LDL hingga 22% dan
meningkatkan kadar kolesterol HDL hingga 11%.


2.  Membantu Kerja Sistem Pencernaan
Kandungan serat yang tinggi di dalam alpukat membuatnya sangat
membantu kerja sistem pencernaan dengan mencegah terjadinya
sembelit. Vitamin C yang terdapat di dalamnya juga membantu
mengaktivasi enzim-enzim pencernaan sehingga dapat membantu
meningkatkan kerja saluran pencernaan.
Lemak yang terdapat di dalam alpukat juga dapat membantu kerja
kandung empedu, pankreas, dan hati. Lemak ini juga dapat
membantu mengubah beta karoten menjadi vitamin A, yang
berfungsi untuk menguatkan lapisan mukosa saluran pencernaan
anda.

 

3.  Menjaga Kesehatan Otak

Alpukat juga mengandung asam lemak omega 3 yang dapat membantu
kerja dan perkembangan sistem saraf. Asam folat di dalam
alpukat juga dapat mencegah terjadinya gangguan otak, yang
merupakan salah satu penyebab terjadinya penyakit
Alzheimer.
Alpukat juga dapat membantu meningkatkan aliran darah dan
suplai oksigen di dalam otak. Mufa di dalam alpukat juga dapat
membantu meningkatkan kerja astrosit di dalam sel-sel otak yang
berfungsi untuk membawa impuls-impuls saraf.


4.  Membantu Mengendalikan Diabetes dan Menurunkan
Berat Badan

Alpukat mengandung lemak tidak jenuh tunggal yang dapat
dimanfaatkan dengan baik oleh tubuh dan tidak disimpan di dalam
tubuh. Kandungan serat yang tinggi juga dapat membuat orang
yang mengkonsumsi alpukat merasa kenyang lebih lama.
Selain itu, alpukat juga dapat membantu mengendalikan kadar
gula darah dan mengurangi resistensi insulin, sehingga berbagai
organ tubuh lebih sensitif terhadap insulin.


5.  Mencegah Kanker
Karotenoid di dalam alpukat dapat membantu menghambat
pertumbuhan sel kanker, termasuk kanker payudara. Karotenoid di
dalam alpukat juga lebih mudah diserap tubuh karena alpukat
juga mengandung lemak tidak jenuh tunggal. Asam oleat di dalam
alpukat juga dapat membantu mencegah terjadinya kanker
payudara.
Vitamin E pada alpukat dapat memicu terjadinya proses
apoptosis, yaitu suatu proses di mana sel-sel kanker
menghancurkan dirinya sendiri tanpa mengganggu sel-sel tubuh
yang masih sehat. Glutation pada alpukat juga dapat membantu
melawan kerusakan sel akibat proses oksidasi dan mempercepat
perbaikan DNA.


6.  Manfaat Lainnya
Berbagai manfaat lain dari alpukat bagi kesehatan anda
adalah:
•  Membantu menjaga kesehatan mata dan mencegah terjadinya
katarak serta degenerasi makula (vitamin A dan karotenoid)
•  Membantu mengendalikan tekanan darah tinggi (kalium,
asam oleat, dan asam lemak omega 3)
•  Membantu meredakan radang (agen anti inflamasi seperti
flavonoid dan polifenol)
•  Mencegah proses penuaan (mencegah pembentukan kerutan
dan bintik hitam pada kulit), mencegah kerusakan sel akibat
radikal bebas, dan mencegah kanker kulit (kaya antioksidan dan
vitamin C)
•  Membantu perkembangan otak dan tubuh janin (asam folat)


Sumber: foodtofitness