5 Alasan Mengapa Anda Sebaiknya Tidak Mengikuti Kegiatan Lari Maraton

5 Alasan Mengapa Anda Sebaiknya Tidak Mengikuti Kegiatan Lari
Maraton

28 Jan 2018   10:00 WIB  

Tips News

5 Alasan Mengapa Anda Sebaiknya Tidak Mengikuti Kegiatan Lari Maraton

  • Sudah Lama Tidak Berolahraga

Bila Anda sudah lama tidak berolahraga maka berlari maraton
bukanlah pilihan yang tepat untuk memulai regimen olahraga
Anda kembali. Memiliki stamina yang cukup merupakan salah
satu kebutuhan utama olahraga maraton dan stamina yang kuat
tidak dapat diperoleh dalam waktu singkat.

Mulailah dengan melakukan rutinitas olahraga Anda 1 bulan
sebelum jadwal lari maraton yang ingin Anda ikuti.
Berolahragalah selama 20-30 menit setiap harinya selama 3
hari setiap minggunya.

Sebuah penelitian di Eropa menemukan bahwa dibutuhkan waktu
setidaknya 3 minggu atau bahkan lebih lama bagi tubuh untuk
menyesuaikan diri terhadap suatu rutinitas olahraga.

 

  • Menderita Suatu Penyakit Tertentu

Secara keseluruhan olahraga maraton sangatlah baik bagi
kesehatan Anda, kecuali bila Anda memiliki kadar kolesterol
yang tinggi, penyakit jantung, atau diabetes; terutama bila
Anda telah berusia lebih dari 40 tahun, memiliki berat badan
berlebih atau obesitas, dan merokok.

Gaya hidup kurang aktif dapat menyebabkan penumpukkan lemak
di dalam pembuluh darah Anda, termasuk pada pembuluh darah
jantung. Bila Anda mengalami hal ini dan kemudian melakukan
olahraga secara berlebihan, maka hal ini dapat menyebabkan
otot jantung Anda kekurangan suplai oksigen dan menyebabkan
terjadinya kerusakan otot jantung, yang berujung pada
serangan jantung.

Bila Anda memiliki beberapa faktor resiko di atas, maka
berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum
mendaftarkan diri untuk mengikuti lari maraton.

 

  • Tidak Mengkonsumsi Makanan Sehat

Memulai suatu kegiatan atau rutinitas olahraga membuat Anda
juga memerlukan nutrisi dan kebiasaan makan yang tepat. Bila
Anda sebelumnya tidak pernah memperhatikan apa yang Anda
makan, maka mulailah mengkonsumsi lebih banyak buah dan
sayuran. Hal ini dapat membantu tubuh Anda memiliki cukup
energi dan mengurangi kelebihan lemak pada tubuh Anda.

 

  • Memiliki Kebiasaan Tidur yang Buruk

Sebagian besar orang tentunya telah mengetahui bahwa tidur
yang cukup merupakan hal yang penting, terutama bila Anda
ingin melakukan suatu aktivitas fisik berat dalam waktu
dekat. Kurang tidur dapat menyebabkan terjadinya berbagai
cedera yang tidak diinginkan.

Mulailah memilliki pola tidur sehat setidaknya 4-12 minggu
sebelum hari H. Tidurlah selama 7-9 jam setiap malamnya.

 

  • Menderita Nyeri Sendi Atau Nyeri Lutut
    Kronik

Jika Anda memiliki gangguan pada sendi atau lutut Anda, maka
akan lebih baik bila Anda tidak melakukan suatu kegiatan
fisik berat, seperti berlari dalam jangka waktu lama. Hal ini
dapat menyebabkan terjadinya kekambuhan.

 

Sumber: menshealth

No Comments

Categories: Uncategorized

Resiko Berbahaya Saat Mengkonsumsi Terlalu Banyak Suplemen Minyak Ikan

Berdasarkan sebuah penelitian di Amerika, minyak ikan merupakan
sumber asam lemak omega 3, yang dapat membantu menjaga
kesehatan otak dan menurunkan resiko terjadinya penyakit
jantung.

Beberapa jenis ikan yang merupakan sumber minyak ikan adalah
ikan mackerel, halibut, salmon, herring, dan tuna. Walaupun
minyak ikan memiliki berbagai manfaat baik bagi kesehatan anda,
akan tetapi mengkonsumsi lebih dari 3 gram minyak ikan setiap
harinya dapat menimbulkan efek samping yang dapat mengganggu
bagi kesehatan anda.


Meningkatkan Resiko Perdarahan
Jangan mengkonsumsi terlalu banyak suplemen omega 3 tanpa
berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anda, terutama bila
anda menderita gangguan pembekuan darah atau obat pengencer
darah seperti aspirin, warfarin, dan klopidogrel.

Mengkonsumsi terlalu banyak omega 3 dapat meningkatkan resiko
perdarahan. Resiko ini juga dapat terjadi pada orang yang tidak
memiliki gangguan pembekuan darah dan pada orang yang tidak
mengkonsumsi obat lainnya.


Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh dan Menimbulkan
Reaksi Alergi

Mengkonsumsi terlalu banyak minyak ikan dapat mengganggu sistem
kekebalan tubuh anda, dengan cara menurunkan kemampuan sistem
kekebalan tubuh untuk melawan berbagai infeksi dan
penyakit.
Penderita HIV/AIDS atau orang yang memiliki sistem kekebalan
tubuh yang lemah harus berhati-hati saat mengkonsumsi suplemen
ini. Selain itu, bila anda menderita alergi terhadap berbagai
jenis seafood, termasuk ikan; maka anda mungkin juga mengalami
reaksi alergi terhadap suplemen minyak ikan. Akan tetapi, masih
diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan benar
tidaknya reaksi alergi dapat terjadi juga saat mengkonsumsi
suplemen minyak ikan.


Meningkatkan Resiko Kanker Pankreas
Berdasarkan sebuah penelitian, mengkonsumsi suplemen minyak
ikan dosis tinggi mungkin dapat meningkatkan resiko terjadinya
kanker prostat.

Sejumlah besar asam lemak omega 3 dapat memicu terjadinya
stress oksidatif, yang dapat merusak DNA, yang ternyata dapat
meningkatkan resiko terjadinya kanker prostat.

Para peneliti menemukan bahwa pria yang mengkonsumsi suplemen
minyak ikan dosis tinggi atau mengkonsumsi banyak ikan
berminyak mengalami peningkatan resiko kanker prostat hingga
43% dibandingkan dengan pria yang hanya mengkonsumsi sedikit
suplemen minyak ikan maupun ikan.


Dampaknya Terhadap Vitamin E dan Lemak
Sebuah penelitian di tahun 1991 menemukan bahwa penggunaan
suplemen minyak ikan dalam jangka panjang mungkin dapat
mengganggu metabolisme vitamin E dan memicu terjadinya
peroksidasi lemak, yang merupakan suatu proses yang seringkali
terjadi sebagai efek berbahaya dari radikal bebas. Walaupun
beberapa jenis suplemen minyak ikan juga mengandung vitamin E,
para peneliti mengatakan bahwa jumlahnya tidak cukup untuk
mencegah kerusakan oksidatif tersebut.


Efek Samping Lain
Selain berbagai efek samping di atas, anda juga dapat mengalami
berbagai gejala di bawah ini bila mengkonsumsi terlalu banyak
suplemen minyak ikan, yaitu:
•  Dada terasa seperti terbakar
•  Mimisan
•  Bau mulut
•  Sendawa
•  Timbulnya bercak kemerahan pada kulit
•  Tinja yang lunak
•  Mual

Selain itu, suplemen minyak ikan ini juga dapat memperburuk
gejala gangguan depresi dan gangguan bipolar.


Sumber: healthyeating.sfgate

No Comments

Categories: Uncategorized

Mencari Kontak Lensa yang Tepat Untuk Anda

Mencari Kontak Lensa yang Tepat Untuk Anda

28 Jan 2018   16:00 WIB  

Tips News

Mencari Kontak Lensa yang Tepat Untuk Anda

Memakai kontak lensa bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan
saat ini. Anda bisa memakai kontak lensa berwarna biru muda
untuk hari ini dan esok menggunakan kontak lensa berwarna
keemasan yang sangat menarik. Bahkan Anda bisa memilih
menggunakan lensa sekali pakai.

Untuk mereka yang mengalami masalah penglihatan, kontak lensa
merupakan alat yang sangat membantu dan menolong. Kontak
lensa berbentuk lapisan plastik tipis yang sesuai dengan
kornea Anda, yang dapat membantu masalah penglihatan seperti
rabun jauh, rabuh dekat atau astigmatisma. Saat ini bahkan
tersedia lensa kontak untuk mereka yang mengalami masalah
presbiopia dan memerlukan lensa bifokal.

Coba bicarakan dengan dokter Anda mengenai tipe kontak lensa
yang paling baik untuk Anda dan tetap lakukan pemeriksaan
mata secara teratur dengan begitu Anda tidak hanya akan
menjaga kesehatan mata Anda saja tetapi juga akan
memperbaharui ukuran mata Anda.

 

Kontak lensa lunak

Kontak lensa lunak merupakan kombinasi dari plastik dan air.
Air akan membuat oksigen dapat masuk ke kornea melalui kontak
lensa sehingga meningkatkan kenyamanan, mengurangi
kemungkinan terjadinya mata kering dan menjaga kesehatan
kornea Anda. Jika kornea mata Anda tidak mendapat oksigen
cukup maka kornea tersebut bisa membengkak, berkabut, dan
menyebabkan pandangan kabur dan masalah lain yang serius.

Keuntungannya: Banyak kontak lensa yang
lunak berjenis sekali pakai, jadi Anda bisa membuangnya
setelah Anda menggunakannya. Dengan selalu menggunakan kontak
lensa yang baru akan mengurangi kemungkinan terjadi infeksi,
lebih bersih dan lebih nyaman.

Bila Anda menggunakan jenis lensa yang tidak sekali buang,
maka Anda harus membersihkannya setiap kali Anda melepas atau
ingin memakainya kembali.

Lensa Rigid Gas-Permeable 

Sesuai namanya, lensa ini lebih kaku dibandingkan kontak
lensa yang lunak. Biasanya lensa ini terbuat dari silikon
sehingga lensa ini masih memungkinkan oksigen masuk ke dalam
kornea

Keuntungan: Anda mungkin akan mendapatkan
pandangan yang lebih jernih dengan menggunakan lensa ini.
Biasanya lensa ini digunakan untuk mengatasi masalah mata
astigmatisma. Lensa ini sangat mudah untuk dirawat dan waktu
pakainya sangat panjang.

 

Kontak lensa bifokal

Untuk menggunakan lensa jenis ini Anda memerlukan bantuan
ahli lensa untuk mengevaluasi lensa bifokal mana yang paling
cocok untuk kebutuhan Anda.

Seiring pertambahan usia, lensa mata akan kehilangan
kemampuannya untuk fokus dari penglihatan jauh ke dekat.
Lensa bifokal akan membantu Anda baik untuk penglihatan jarak
jauh maupun jarak dekat. Lensa bifokal ini tersedia dalam
bentuk lensa lunak maupun lensa kaku.

 

Sumber: webmd

No Comments

Categories: Uncategorized

Tips Untuk Mengatasi Berbagai Permasalahan Pada Pasangan Beda Usia

Apakah Anda dan pasangan Anda memiliki usia yang jauh berbeda?
Apakah Anda (wanita atau pria) berusia beberapa tahun lebih tua
daripada pasangan Anda (wanita atau pria)? Bila ya, maka Anda
dan pasangan tentunya memiliki beberapa permasalahan yang perlu
diselesaikan. Di bawah ini terdapat beberapa masalah yang umum
dialami oleh pasangan beda usia dan cara untuk mengatasi
masalah Anda tersebut.

 

Penerimaan Pihak Keluarga

Rintangan pertama yang akan Anda hadapi dalam hubungan Anda dan
pasangan adalah reaksi dari keluarga dan teman-teman Anda. Hal
ini mungkin dikarenakan mereka tidak mengetahui apa yang
membuat Anda jatuh cinta pada pasangan Anda.

Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat membantu Anda
membuat keluarga maupun teman-teman Anda mengerti mengapa Anda
memilih pasangan Anda seperti:

  • Jangan memaksa keluarga Anda untuk menerima
    pasangan Anda, tetapi pastikan keluarga Anda mengetahui bahwa
    pasangan Anda tidak boleh tidak dianggap dalam keluarga
  • Ketahuilah bahwa pasangan Anda mungkin tetap
    ingin berhubungan dengan orang tuanya walaupun mereka mungkin
    tidak dapat menerima Anda
  • Jangan terus membela pasangan Anda di hadapan
    keluarga Anda, tetapi pastikan bahwa Anda memberitahu keluarga
    Anda bahwa Anda mengerti mengapa mereka khawatir
  • Jika Anda sedang menghadiri suatu acara
    keluarga, maka jangan pernah meninggalkan pasangan Anda
    sendirian untuk waktu yang lama untuk menghindari berbagai
    situasi yang tidak diinginkan
  • Jika semua hal di atas gagal, maka pastikan
    Anda tidak terlalu lama menghadiri berbagai acara keluarga

 

Keinginan Untuk Memiliki Anak

Keinginan untuk memiliki anak dapat menjadi suatu masalah bagi
pasangan yang memiliki beda usia yang cukup jauh. Jika pihak
wanita memiliki umur yang lebih tua, maka ia mungkin tidak
ingin atau tidak dapat memiliki anak. Dan bila pihak pria
memiliki umur yang lebih tua, maka ia mungkin merasa enggan
untuk kembali memiliki anak di usia tuanya.

Hal ini tidak harus menjadi sesuatu hal yang mengganggu
hubungan Anda dan pasangan. Oleh karena itu, pastikan Anda
mendiskusikan hal ini pada awal hubungan Anda dan pasangan
dimulai.

 

Menyatukan Keluarga

Jika Anda merupakan pihak yang berusia lebih tua, maka Anda
mungkin telah memiliki anak dari pernikahan terdahulu.
Menghormati anak-anak pasangan Anda dari pernikahannya
terdahulu juga merupakan hal yang penting. Akan sangat membantu
bila Anda dapat menghabiskan waktu bersama anak pasangan Anda
tersebut untuk membentuk suatu ikatan.

Seorang ahli lainnya mengatakan bahwa sebaiknya jangan mencoba
untuk mendapatkan persetujuan dari anak pasangan Anda dengan
bersikap seperti mereka. Cobalah bersikap seperti seorang kakak
atau saudara dari anak pasangan Anda. 

 

Keadaan Kesehatan

Masalah besar lainnya yang harus dihadapi oleh Anda dan
pasangan adalah masalah kesehatan yang dimiliki oleh pihak yang
lebih tua. Jika pasangan Anda memiliki gangguan kesehatan
ringan, maka di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat Anda
lakukan seperti:

  • Biarkan pasangan Anda tetap melakukan berbagai
    kegiatan yang disenanginya dan jangan membuatnya merasa
    bersalah bila ternyata Anda tidak dapat turut serta dalam
    kegiatannya tersebut
  • Jika Anda tidak dapat ikut serta dalam kegiatan
    yang dilakukan oleh pasangan Anda, maka Anda dapat mendukung
    dengan menemaninya. 
  • Jika Anda berusia lebih muda, maka jangan
    menyalahkan pasangan Anda mengenai berbagai gangguan kesehatan
    yang dialaminya

Berbagai gangguan kesehatan lain yang lebih berat seperti
penyakit Parkinson atau Alzheimer dapat terjadi tetapi tidak
dapat diprediksi pada awal hubungan Anda dan pasangan dimulai.
Oleh karena itu, akan lebih baik bila Anda dan pasangan Anda
mendiskusikan mengenai hal ini sebelum menikah.

 

Kehidupan Seksual

Bagi beberapa orang, usia dapat menyebabkan perubahan gairah
seksual maupun kemampuannya dalam berhubungan seksual. Jika
Anda dan pasangan Anda memiliki masalah dalam kehidupan
seksual, maka jangan abaikan hal ini. Carilah jalan keluar dari
permasalah tersebut dengan berdiskusi dengan pasangan Anda dan
mencari pertolongan medis bila diperlukan.

 

Jangan Salahkan Usia

Pertengkaran dalam suatu hubungan atau pernikahan bukanlah hal
yang tidak wajar. Akan tetapi, pastikan Anda tidak menyalahkan
perbedaan usia yang jauh antara Anda dan pasangan Anda saat
menghadapi suatu masalah. Usia merupakan hal yang tidak dapat
diubah dalam suatu hubungan. Seberapa jauh perbedaan usia
antara Anda dan pasangan Anda bukanlah penyebab utama adanya
masalah dalam hubungan Anda. 

 

Sumber: webmd

No Comments

Categories: Uncategorized

Jaundice Pada Bayi, Ini Penyebab dan Komplikasinya

Jaundice Pada Bayi, Ini Penyebab dan Komplikasinya

29 Jan 2018   08:00 WIB  

Omg News

Jaundice Pada Bayi, Ini Penyebab dan Komplikasinya

Saat bayi baru lahir, merupakan hal yang normal bila kulit
atau wajah atau mata bayi Anda tampak kekuningan. Keadaan ini
disebut dengan jaundice. Jaundice merupakan gangguan
kesehatan ringan yang mengenai sekitar 50% bayi cukup bulan
dan sekitar 80% bayi prematur.

Jaundice pada bayi baru lahir biasanya dimulai pada hari
kedua atau ketiga setelah lahir dan dapat berlangsung selama
1 minggu. Jaundice biasanya akan menghilang dengan
sendirinya.

Jaundice biasanya dimulai dari kepala dan terus turun ke
seluruh tubuh. Gejala biasanya pertama kali terlihat pada
bagian putih mata atau wajah, kemudian akan tampak di daerah
dada, perut, dan akhirnya kaki.

Jaundice yang terjadi dengan cepat atau tidak juga menghilang
dalam waktu 2 minggu perlu diperiksa lebih lanjut karena
mungkin disebabkan oleh gangguan lain yang lebih serius.
Selain itu, air kemih yang berwarna gelap dan tinja yang
pucat juga merupakan tanda bahaya pada bayi baru lahir yang
mengalami jaundice.

 

Baca juga: Bayi Anda Sering Muntah, Normal Atau
Tidak?

 

Penyebab

Jaundice pada bayi baru lahir biasanya disebabkan oleh
tingginya kadar bilirubin di dalam darah. Bilirubin sendiri
sebenarnya merupakan produk sampingan dari hasil penghancuran
sel darah merah, yang akan dikeluarkan dari dalam tubuh dari
hati ke usus.

Jaundice terjadi saat peningkatan kadar bilirubin terjadi
lebih cepat daripada kemampuan hati untuk memetabolisme dan
mengeluarkannya dari dalam tubuh.

Beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya jaundice pada
bayi baru lahir adalah:

  • Hati bayi baru lahir belum matang dan tidak dapat
    mengeluarkan bilirubin sebanyak seharusnya dari dalam aliran
    darah
  • Produksi bilirubin meningkat akibat meningkatnya proses
    penghancuran sel darah merah
  • Zat-zat yang terdapat di dalam ASI menghambat protein di
    dalam hati untuk memetabolisme bilirubin. Keadaan ini dikenal
    sebagai jaundice ASI. Jaundice yang satu ini biasanya akan
    mulai terjadi pada minggu pertama kehidupan bayi dan akan
    membaik dengan sendirinya dalam waktu 1-2 bulan

 

Kapan Jaundice Dianggap Berbahaya dan Apa Komplikasi
yang Mungkin Terjadi?

Jaundice pada bayi baru lahir dapat menjadi sangat berat bila
bayi dilahirkan secara prematur atau ada ketidakcocokan darah
antara ibu dan bayinya. Infeksi, kelainan darah yang bersifat
diturunkan, dan defisiensi (kekurangan) enzom G6PD juga dapat
menyebabkan gangguan pada hati dan memicu terjadinya jaundice
pada bayi baru lahir.

Jaundice berat pada bayi baru lahir dapat menyebabkan
terjadinya kerusakan otak. Keadaan ini dikenal dengan nama
kern ikterus.

 

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya
langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.

 

Sumber: healthxchange

No Comments

Categories: Uncategorized

6 Cara Mudah Mendekatkan Diri Kembali Dengan Pasangan

Berbagai kesibukan di tempat kerja, mengurus anak, keluarga,
atau teman; dapat membuat hubungan Anda dengan pasangan menjadi
semakin jauh. Untuk membuat hubungan Anda dan pasangan kembali
dekat dan mesra, cobalah melakukan beberapa tips di bawah ini.

 

Beritahu Pasangan Anda Mencintainya

Anda tidak perlu melakukan hal besar untuk membuat suami Anda
menyadari bahwa Anda mencintainya, Anda hanya perlu
mengatakannya. Cara lain adalah dengan menelepon atau
mengirimkan pesan singkat pada siang hari, membuatkan sarapan
favoritnya, atau tinggalkan pesan di dekatnya. Kadangkala
melakukan hal kecil dapat membuat sebuah perbedaan besar.

 

Bantu Pasangan Melakukan Pekerjaan Rumah
Tangga

Bila pasangan Anda tampak enggan membuang sampah dari rumah,
jangan mengeluh dan memarahinya, lakukanlah sendiri. Si dia
mungkin akan terkejut dan mungkin akan menginspirasinya untuk
melakukan beberapa tugas rumah tangga Anda. Akan tetapi,
ingatlah bukan ini tujuan Anda yang sebenarnya, melakukan hal
baik pada pasangan Anda adalah tujuan Anda.

 

Baca juga: 7 Rahasia Pernikahan Awet Hingga Akhir
Hayat

 

Goda Si Dia

Tidak peduli kapan dan kesibukan apa yang sedang Anda hadapi,
menggoda si dia di kamar tidur dapat menjadi suatu kejutan
menyenangkan yang dapat mendekatkan kembali hubungan Anda
dengannya.

 

Makan Malam Bersama

Kesibukan kerja atau kegiatan lainnya mungkin dapat membuat
Anda dan pasangan sulit makan siang atau bahkan malam bersama.
Akan tetapi, sesekali makan malam bersama sebagai sebuah
keluarga dapat membuat hubungan Anda dan pasangan tetap dekat.
Jadi, setidaknya 5 hari dalam seminggu, usahakanlah untuk
selalu makan malam bersama dengan pasangan Anda. Sambil makan,
Anda dan pasangan pun dapat saling menceritakan kegiatan Anda
di sepanjang hari ini.

 

Bersikaplah Jujur

Saat Anda tidak setuju dengan pendapat pasangan Anda atau ada
masalah yang terus saja mengganjal di hati Anda, jangan terus
menyimpannya di dalam hati, berbicaralah dengan pasangan Anda
(namun tidak tentang semua hal kecil tentu saja). Berbicaralah
dari hati ke hati dengan pasangan Anda mengenai permasalahan
yang ada untuk mencari jalan keluarnya bersama.

 

Mintalah Waktu Pribadi

Setiap orang pasti membutuhkan waktu pribadi bagi dirinya
sendiri. Jadi, jangan ragu untuk memberitahu pasangan Anda
bahwa Anda sedang ingin sendiri, terutama bila mood Anda sedang
tidak baik. Daripada melampiaskannya pada pasangan Anda,
lakukanlah hal yang Anda sukai hingga Anda merasa tenang. Hal
ini akan lebih baik bagi Anda dan juga pasangan.

 

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya
langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.

 

Sumber: sheknows

No Comments

Categories: Uncategorized

Sisa Makanan dan Lendir Pada Tinja, Berbahayakah?

Sisa Makanan dan Lendir Pada Tinja, Berbahayakah?

06 Jan 2018   08:00 WIB  

Yucky News

Sisa Makanan dan Lendir Pada Tinja, Berbahayakah?

Lendir Pada Tinja, Normalkah?
Adanya sedikit lendir pada tinja bukanlah tanda adanya
gangguan pada pencernaan anda. Pada keadaan normal pun tinja
biasanya mengandung sedikit lendir.

Lendir ini merupakan suatu zat kental yang dihasilkan oleh
susu anda untuk membuat permukaan usus besar anda tetap
lembab dan licin sehingga memudahkan pengeluaran tinja.
Lendir ini juga berfungsi sebagai pelumas bagi usus besar
anda.

Akan tetapi, segera hubungi dokter anda bila:
•  Jumlah lendir pada tinja anda meningkat
•  Lendir selalu terdapat pada tinja anda
•  Lendir pada tinja ditemukan bersamaan dengan
darah
•  Adanya lendir pada tinja yang terjadi bersamaan
dengan perubahan pola buang air besar

Adanya lendir pada tinja dapat disebabkan oleh berbagi
infeksi usus yang menyebabkan terjadinya diare berat. Pada
keadaan yang berat, seperti pada penyakit Crohn, kolitis
ulserativa, atau pada kanker; selain lendir, tinja juga dapat
disertai dengan darah atau nyeri perut.


Makanan yang Tidak Tercerna Pada Tinja,
Berbahayakah?

Kadang-kadang, anda mungkin dapat menemukan adanya
bagian-bagian makanan yang tidak tercerna sepenuhnya di dalam
tinja anda. Makanan yang biasanya tidak tercerna sempurna
adalah sayuran tinggi serat, yang tidak dapat dicerna oleh
enzim-enzim yang terdapat di dalam saluran pencernaan
anda.
Adanya sisa makanan yang tidak tercerna biasanya bukanlah
penanda adanya gangguan pada saluran pencernaan anda, kecuali
bila keadaan ini juga disertai dengan:
•  Diare persisten (diare yang telah berlangsung cukup
lama, tetapi kurang dari 2 minggu)
•  Penurunan berat badan
•  Perubahan pola buang air besar
Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami gejala di atas
bersamaan dengan adanya sisa makanan pada tinja anda.


Sumber: mayoclinic

No Comments

Categories: Uncategorized

Olahraga Untuk Anda Yang Berusia Diatas 50 Tahun

Olahraga Untuk Anda Yang Berusia Diatas 50 Tahun

07 Jan 2018   08:00 WIB  

Tips News

Olahraga Untuk Anda Yang Berusia Diatas 50 Tahun

Tidak ada batasan usia dalam berolahraga. Untuk para manula
mungkin saja ada beberapa tantangan yang dihadapi saat
melakukan olahraga karena tubuh yang sudah menua, seperti :

  • Osteoartritis (radang pada sendi) yang lebih
    sering terjadi 
  • Ginjal tidak dapat berfungsi dengan
    baik 
  • Risiko cedera yang meningkat, seperti pada
    manset rotator robek 
  • Efek kumulatif dari merokok dan polusi yang
    meningkat menyebabkan penurunan kapasitas paru-paru

 

Namun bukan berarti Anda tidak boleh berolahraga, karena
penuaan adalah kenyataan yang harus dihadapi. Mempunyai tubuh
yang fit akan jauh lebih efisien. 

Tips mencegah cedera 

  • Saat melakukan kegiatan misal bersepeda
    selalu gunakan alat pelindung diperlukan seperti helm atau
    kacamata
  • Ganti sepatu lari setiap enam bulan sekali
    karena tekanan pada bagian bawah sepatu rusak, sehingga bisa
    meningkatkan kemungkinan cedera
  • Tetap terhidrasi dan jaga cairan tubuh 
    terutama di suhu hangat, dan tidak berpakaian  yang
    berlebihan ketika cuaca berubah dingin
  • Lakukan pemanasan dan pendinginan sebelum dan
    setelah aktivitas fisik yang berat untuk membantu transisi
    tubuh Anda dengan lebih mudah 
  • Peregangan akan meningkatkan fleksibilitas.
    Jangan melakukan gerakan tiba-tiba saat Anda melakukan
    peregangan karena meningkatkan risiko merobek jaringan otot.
    Peregangan perlahan sampai otot kencang, tahan selama 10
    hitungan, lalu lepaskan. Untuk meningkatkan fleksibilitas,
    tambahkan kelas yoga untuk latihan Anda 

 

Sebaiknya Saya melakukan latihan jantung atau latihan
ketahanan ?

Latihan jantung dan latihan ketahanan keduanya yang penting
untuk orang dewasa yang lebih tua karena mempunyai manfaat
yang berbeda.

Sebuah penelitian menunjukkan hubungan antara umur panjang
dan tingkat kebugaran. Aerobik terbukti mencegah atau
memperbaiki 40 kondisi penyakit yang berbeda,  sedangkan
latihan daya tahan akan meningkatkan kekuatan otot dan
mengurangi risiko jatuh. Risiko jatuh untuk usia diatas 65
tahun biasanya mereka mengalami penurunan keseimbangan dan
terjadi penurunan kekuatan otot.

 

Semakin banyak aktivitas menurunkan risiko
penyakit

Organisasi Kesehatan Dunia merekomendasikan 150 menit latihan
setiap minggu, dan Centers for Disease Control mengatakan
untuk melakukan 10.000 langkah setiap hari.
Studi menunjukkan bahwa seorang senior yang tetap aktif dan
menjaga berat badan normal mereka memiliki risiko terjadinya
osteoarthritis lebih rendah dibanding mereka yang memiliki
berat badan berlebih. Banyak orang tidak menyadari bahwa
tekanan pada tumit dan lutut saat berjalan adalah lima kali
jumlah berat badan. Jadi jika Anda memiliki berat 50 kg
setiap langkah memberi tekanan 250 kg pada lutut dan
tumit. 

 

Tidak pernah terlalu terlambat untuk memulai. Anda mungkin
tidak pernah berpartisipasi dalam Kejuaraan olahraga, tetapi
Anda akan menjadi orang yang jauh lebih sehat.

 

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya
langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.

 

Sumber : healthhub

No Comments

Categories: Uncategorized

13 Manfaat Timun Bagi Kesehatan

1.  Membantu Rehidrasi Tubuh
Timun mengandung banyak air, sekitar 90% timun merupakan air.
Jika anda tidak dapat mengkonsumsi banyak air putih karena
berbagai alasan, penuhilah kebutuhan cairan anda dengan
mengkonsumsi timun.

2.  Melawan Panas di Luar dan Dalam
Mengkonsumsi timun dapat membantu meredakan rasa terbakar di
dalam dada. Selain itu, meletakkan timun di atas kulit anda
juga dapat membantu meredakan rasa panas pada kulit akibat
terbakar oleh sinar matahari.

3.  Membuang Racun
Kandungan air yang tinggi di dalam tubuh dapat membantu
membuang berbagai zat sisa dari dalam tubuh anda. Mengkonsumsi
timun secara teratur dapat membantu menghancurkan batu ginjal.

4.  Membantu Memenuhi Kebutuhan Vitamin dan
Mineral Harian

Timun mengandung berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan
oleh tubuh anda, seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C
(terutama pada kulit timun), kalium, magnesium, dan silikon.
Berbagai vitamin ini dapat membantu meningkatkan kerja sistem
kekebalan tubuh anda.

5.  Membantu Pencernaan dan Menurunkan Berat
Badan

Timun dapat menjadi salah satu menu favorit anda saat ingin
menurunkan berat badan, karena kandungan air yang tinggi dan
kalori yang rendah. Selain itu, serat yang terdapat di dalam
timun juga dapat membantu kerja sistem pencernaan anda dan
membantu mengatasi sembelit kronik (dengan mengkonsumsi timun
setiap hari).

6.  Membantu Mengurangi Mata Bengkak
Letakkanlah sepotong timun dingin di atas mata anda yang
bengkak untuk mengurangi kantong hitam dan bengkak pada mata
karena timun mengandung zat anti inflamasi (anti radang).

7.  Melawan Kanker
Sekoisolariciresinol, lariciresinol, dan pinoresinol yang
terdapat di dalam timun dapat mengurangi resiko terjadinya
berbagai jenis kanker, seperti kanker ovarium (indung telur),
kanker payudara, kanker prostat, dan kanker rahim.

8.  Membantu Mengatasi Diabetes, Menurunkan
Kolesterol, Mengendalikan Tekanan Darah

Timun mengandung hormon yang diperlukan oleh sel-sel pankreas
untuk memproduksi insulin sehingga bermanfaat bagi penderita
diabetes. Selain itu, sterol pada timun juga dapat membantu
menurunkan kadar kolesterol.
Serat, kalium, dan magnesium yang terdapat dalam timun juga
dapat membantu mengendalikan tekanan darah sehingga timun
sangat bermanfaat bagi penderita tekanan darah tinggi dan
rendah.

9.  Mengatasi Bau Mulut
Timun juga dapat membantu proses penyembuhan berbagai gangguan
gusi dan membuat mulut terasa lebih segar (mengatasi bau
mulut). Caranya adalah masukkan sepotong timun di dasar mulut
anda (di bawah lidah) dan tekanlah potongan timun tersebut
selama 30 detik. Zat fitokimia yang terdapat di dalam timun
dapat membunuh bakteri penyebab bau mulut.

10.  Melembutkan Rambut dan Kuku
Silika yang ada di dalam timun dapat membuat rambut dan kuku
anda lebih kuat dan lebih berkilau. Selain itu, sulfur dan
silika yang terdapat di dalam timun juga dapat membantu
menstimulasi pertumbuhan rambut anda.

11.  Mengurangi Nyeri
Silika juga membantu menjaga kesehatan sendi dengan cara
menguatkan jaringan ikat di sekitarnya. Bila dicampurkan dengan
wortel, maka timun dapat membantu mengurangi rasa nyeri sendi
akibat radang sendi maupun nyeri sendi akibat gout (tingginya
kadar asam urat di dalam darah). Selain itu, kombinasi ini juga
dapat membantu menurunkan kadar asam urat.

12.  Mengatasi Nyeri Kepala Akibat
Mabuk

Untuk menghindari nyeri kepala akibat mabuk, konsumsilah
beberapa potong timun sebelum tidur. Vitamin B kompleks, gula,
dan elektrolit di dalamnya dapat mengurangi nyeri kepala akibat
mabuk.

13.  Menjaga Kesehatan Ginjal
Timun dapat membantu menurunkan kadar asam urat di dalam tubuh
anda yang secara tidak langsng juga dapat membantu menjaga
kesehatan ginjal anda.

 

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya
langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.

 

Sumber: fitnea

No Comments

Categories: Uncategorized

Bahaya Abu Vulkanik Bagi Kesehatan

Letusan Gunung Merapi memberikan dampak luas bagi masyarakat
sekitarnya. Hujan abu yang cukup pekat dikawatirkan memicu
gangguan kesehatan, tak terkecuali pada kulit. Abu adalah
partikel halus batuan vulkanik yang kelaur dari erupsi gunung.
Diameternya kurang dari 2 mikrometer. Abu vulkanik yang baru
saja jatuh memiliki kandungan lapisan asam yang dapat
menyebabkan iritasi pada paru-paru dan mata.

 

Dampak abu vulkanik terhadap kesehatan dapat dibagi menjadi
beberapa kategori, antara lain dampak terhadap pernapasan,
penyakit mata, iritasi kulit dan dampak tidak langsung akibat
abu vulkanik. Partikel abu sangat halus sehingga dapat masuk ke
paru-paru ketika kita bernapas. Apabila paparan terhadap abu
cukup tinggi, maka orang yang sehat juga susah bernapas.
Berikut tanda gangguan pernafasan:

  • Iritasi hidung dan pilek
  • Iritasi dan sakit tenggorokan, kadang disertai dengan batuk
    kering
  • Untuk penderita penyakit pernapasan, abu vulkanik dapat
    menyebabkan penyakit menjadi serius seperti tanda-tanda
    bronkitis akut selama beberapa hari (seperti: batuk kering,
    produksi dahak berlebih, mengi dan sesak napas)
  • Iritasi saluran pernapasan bagi penderita asma atau
    bronkitis; keluhan umum dari penderita asma antara lain sesak
    nafas dan batuk
  • Ketidaknyamanan saat bernapas

 

Dalam beberapa kasus, paparan jangka panjang terhadap abu
vulkanik halus dapat menyebabkan penyakit paru-paru serius.
Dalam hal ini, abu vulkanik harus berukuran sangat halus serta
mengandung silika kristal (untuk penyakit silikosis) dan
orang-orang tersebut terkena abu dalam konsentrasi tinggi
selama bertahun-tahun. Para penderita asma atau masalah
paru-paru lainnya seperti bronkitis dan emfisema, dan gangguan
jantung parah adalah mereka yang paling berisiko. Penderita
penyakit paru-paru kronis merupakan mereka yang paling rentan
terhadap abu vulkanik. Kenapa?

Partikel abu yang sangat halus dapat mengiritasi saluran
pernapasan dan menyebabkan kontraksi sehingga mempersulit
pernapasan, khususnya bagi mereka yang sudah memiliki
permasalahan paru-paru.

Abu halus juga menyebabkan lapisan saluran pernapasan
menghasilkan lebih banyak sekresi yang dapat membuat orang
batuk dan bernapas lebih berat. Penderita asma, khususnya
anak-anak, dapat menderita serangan batuk dan sesak dada.
Beberapa orang yang tidak pernah menderita asma dapat mengalami
gejala seperti asma setelah hujan abu, khususnya jika mereka
yang terlalu lama melakukan kegiatan di luar ruangan.

 

Iritasi mata merupakan dampak kesehatan umum yang sering
dijumpai. Hal ini terjadi karena butiran-butiran abu yang tajam
dapat merusak kornea mata dan membuat mata menjadi merah.
Pengguna lensa kontak diharapkan menyadari hal ini dan melepas
lensa kontak mereka untuk mencegah terjadinya abrasi kornea.
Tanda-tandanya antara lain:

  • Merasakan seolah-olah ada partikel yang masuk ke mata
  • Mata sakit, perih, gatal atau kemerahan
  • Mengeluarkan air mata dan lengket
  • Kornea lecet atau tergores
  • Mata merah akut atau kantong mata bengkak karena, mata
    terbakar dan menjadi sensitif terhadap cahaya.

 

Kulit tubuh juga bisa terkena dampak abu. Meskipun jarang
ditemukan, abu vulkanik dapat menyebabkan iritasi kulit untuk
sebagian orang, terutama ketika abu vulkanik tersebut bersifat
asam. Hal ini ditandai dengan iritasi dan kulit yang memerah.
Selain itu, infeksi bisa muncul karena garukan ke kulit.

Hujan abu juga dapat mengakibatkan terkontaminasinya air
bersih, penyumbatan saluran air, serta kerusakan peralatan
penyedia air bersih. Pasokan air terbuka seperti tangki air di
rumah-rumah sangat rentan terhadap hujan abu. Sedikit saja abu
yang masuk ke dalam tandon air dapat mengakibatkan permasalahan
kelayakan air minum. Meskipun risiko racun rendah, tingkat
keasaman air dapat berkurang atau. Selama dan setelah hujan
abu, ada kemungkinan kekurangan air yang diakibatkan oleh
kebutuhan air ekstra untuk bersih-bersih.

 

Hal ini bisa berlanjut dengan tak beroperasinya sistem sanitasi
dapat menyebabkan peningkatan penyakit di wilayah yang terkena
hujan abu.

 

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya
langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.

 

Sumber: merdeka

No Comments

Categories: Uncategorized