Sekitar 50% penderita psoriasis mengalami gejala
psoriasis di kulit kepalanya. Akibatnya, sel-sel kulit pada
kulit kepala Anda akan tumbuh terlalu cepat dan menyebabkan
terbentuknya bercak putih bersisik tebal atau seperti bedak.
Area kulit di sekitarnya akan tampak kemerahan dan gatal.

Psoriasis kulit kepala dapat menyebabkan timbulnya bercak pada
suatu area kulit kepala, seluruh kulit kepala, atau bahkan
menyebar hingga ke dahi, hidung, dagu, belakang telinga, atau
di dalam telinga.

Jika gejala yang Anda alami hanya gejala ringan, maka gejala
biasanya akan membaik dengan sendirinya tanpa pengobatan. Akan
tetapi, bila gejalanya cukup berat, maka Anda biasanya
membutuhkan pengobatan. Biasanya dibutuhkan waktu beberapa
bulan atau lebih lama untuk mengatasi ketombe berat. Setelah
sembuh, gejala dapat kembali kambuh, biasanya akibat penggunaan
shampo atau pelembab tertentu.

Hingga saat ini belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan
psoriasis, akan tetapi telah tersedia pengobatan untuk
mengatasi gejala. Pengobatan yang Anda perlukan tergantung pada
beberapa hal seperti:

  • Seberapa parah gejala yang Anda alami
  • Bagaimana respon terhadap pengobatan
  • Apakah Anda juga mengalami gejala di bagian tubuh lain
  • Seberapa lebat rambut Anda

Pengobatan yang paling sering diberikan untuk mengatasi gejala
ringan adalah obat-obatan yang dioleskan langsung pada kulit
kepala. Jika Anda memiliki gejala yang lebih berat atau juga
mengalami gejala psoriasis di bagian tubuh lain, maka Anda
biasanya membutuhkan obat yang dapat mengobati gejala di
seluruh tubuh Anda. Obat ini dapat dikonsumsi melalui mulut
(oral) atau melalui suntikan.

Jika gejala psoriasis Anda tidak juga membaik dengan
pengobatan, maka dokter biasanya akan menganjurkan Anda untuk
melakukan terapi kombinasi atau mengganti pengobatan dengan
jenis pengobatan lain.

Langkah pertama dalam pengobatan psoriasis kulit kepala adalah
untuk melunakkan dan mengangkat sisik dari kulit kepala
sehingga obat lebih mudah meresap ke dalam kulit. Untuk
membantu melunakkan sisik, dianjurkan untuk mengoleskan obat
yang mengandung asam salisilat, asam laktat, urea, zinc
pyrithione, atau selenisum sulfat pada kulit kepala.

Berikut cara memulai pengobatan psoriasis kulit kepala yang
benar:

  • Lepaskan sisik dari kulit kepala dengan lembut dengan
    menggunakan sikat atau sisir bergigi halus
  • Keramaslah rambut Anda dengan menggunakan shampo yang
    mengandung asam salisilat
  • Kemudian oleskan pelembab seperti petroleum jelly pada
    kulit kepala saat kulit kepala masih lembab
  • Bila Anda menggunakan obat berbentuk minyak atau lotion,
    buatlah belahan pada rambut Anda dan teteskan obat pada kulit
    kepala Anda
  • Bila Anda menggunakan obat berbentuk krim atau salep,
    langsung oleskan pada kulit kepala Anda
  • Kemudian tutupi kepala Anda dengan shower cap selama
    sejangka waktu untuk membiarkan obat meresap dan bekerja

 

Pengobatan Gejala Ringan

Untuk mengatasi gejala psoriasis ringan pada kulit kepala, ada
beberapa langkah pengobatan yang dapat dilakukan, seperti:

  • Menggunakan shampo, krim, gel, atau salep yang mengandung
    coal tar untuk membantu memperlambat pertumbuhan kulit dan
    mengurani radang. Caranya adalah keramaslah dengan shampo yang
    mengandung coal tar, pijat kulit kepala, dan biarkan selama
    5-10 menit sebelum dibilas
  • Untuk membantu melunakan sisik dan membuatnya mudah
    diangkat, dianjurkan untuk menggunakan shampo yang mengandung
    asam salisilat
  • Suntikan obat steroid pada bagian kulit yang terkena

Untuk membantu mengurangi rasa gatal pada kulit kepala,
beberapa hal yang dapat Anda lakukan adalah:

  • Gunakan kondisioner setelah keramas
  • Batasi penggunaan alat-alat penata rambut yang panas
  • Gunakan handuk basah atau kompres dingin pada bagian kulit
    yang gatal
  • Gunakanlah shampo yang mengandung tar atau mentol

 

Baca juga: Diet
Bagi Penderita Psoriasis

 

Pengobatan Gejala Sedang Hingga Berat

Untuk mengatasi gejala psoriasis sedang hingga berat, dokter
mungkin akan memberikan beberapa jenis pengobatan di bawah ini:

  • Anthralin. Oleskan krim ini 1x sehari selama 10-30 menit
  • Calcipotriene. Calcipotriene merupakan sejenis vitamin D.
    Oleskan pada kulit kepala di malam hari kemudian tutup kepala
    Anda dengan shower cap, biarkan semalam. Pastikan obat tidak
    kena mata
  • Calcipotriene dan betametason dipropionat. Ini merupakan
    kombinasi antara vitamin D dan steroid kuat, biasanya dalam
    bentuk cairan atau salep. Gunakanlah sekali sehari
  • Tazarotene. Tazarotene merupakan vitamin A yang berbentuk
    krim, foam, atau gel. Jika digunakan pada malam hari, oleskan
    pada kulit yang bersih dan kering, kemudian diamkan hingga obat
    mengering sebelum tidur. Menggunakan pelembab setelah
    menggunakan obat ini dapat mencegah kulit kepala menjadi kering

 

Terapi Sistemik dan Sinar UV

Jika Anda juga mengalami gejala psoriasis sedang hingga berat
di bagian tubuh lain, maka dokter mungkin akan memberikan salah
satu obat di bawah ini, yaitu:

  • Methotrexate, yang dapat memperlambat kerja enzim yang
    menyebabkan pertumbuhan sel kulit menjadi sangat cepat
  • Retinoid oral, yang dapat membantu mengendalikan
    pertumbuhan sel
  • Cyclosporine, yang dapat menurunkan fungsi sistem kekebalan
    tubuh, sehingga dapat membantu mengurangi peradangan akibat
    psoriasis
  • Terapi biologis, yang menargetkan bagian spesifik dari
    sistem imunitas yang bekerja berlebihan pada penderita
    psoriasis

Terapi UV merupakan pilihan terapi lainnya. Akan tetapi, karena
rambut dapat menghambat sinar UV mencapai kulit kepala, maka
bila Anda memiliki rambut yang tebal, maka Anda perlu membuat
belahan-belahan pada rambut. Kini sudah tersedia sisir UV yang
dapat menyinari kulit kepala Anda secara langsung.

 

Apa yang Harus Dilakukan Bila Kulit Juga Mengalami
Infeksi?

Bila kulit kepala yang mengalami psoriasis juga mengalami
infeksi, maka biasanya perlu pemberian antibiotika.

 

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya
langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.

 

Sumber: webmd